Koordinasi Perkembangan Kegiatan LIP di Kabupaten Klungkung
Klungkung, 8 Juni 2026 Tim LTT BRMP Bali melaksanakan koordinasi perkembangan kegiatan Lahan Irigasi Pertanian (LIP) dengan Kepala Bidang Prasarana Sarana (PSP). Bertempat di Dinas Pertanian Kabupaten Klungkung. Kegiatan lahan irigasi pertanian merupakan serangkaian upaya pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya air untuk mendukung kegiatan budidaya pertanian agar kebutuhan air tanaman terpenuhi secara optimal.
Kegiatan ini mencakup perencanaan, pembangunan, pemeliharaan, dan pengelolaan jaringan irigasi mulai dari saluran primer, sekunder, hingga tersier agar distribusi air ke lahan pertanian berjalan lancar, merata, dan efisien. Selain itu, kegiatan lahan irigasi pertanian juga meliputi normalisasi saluran, pembersihan gulma dan sedimen, perbaikan bangunan irigasi, pengaturan pembagian air, serta koordinasi dengan kelompok tani atau perkumpulan petani pemakai air (P3A).
Tujuan kegiatan lahan irigasi pertanian adalah untuk menjamin ketersediaan dan kelancaran distribusi air bagi kebutuhan tanaman sehingga proses budidaya dapat berjalan optimal. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan produktivitas dan intensitas tanam, mengurangi risiko gagal panen akibat kekurangan air, serta mendukung efisiensi pemanfaatan sumber daya air. Selain itu, pengelolaan lahan irigasi pertanian juga bertujuan meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani melalui peningkatan hasil produksi pertanian yang berkelanjutan.
Berdasarkan hasil koordinasi perkembangan kegiatan Lahan Irigasi Pertanian (LIP) alokasi dari Balai Pengelolaan Lahan dan Irigasi Pertanian (BPLIP) Kelas II Mataram diantaranya Kegiatan Pemeliharaan Jaringan Irigasi Tersier (PITER) sebanyak 11 Unit, Kegiatan Irigasi Perpipaan sebanyak 1 Unit, Kegiatan Irigasi Perpompaan sebanyak 6 Unit, Kegiatan Bangunan Konservasi Dam Parit sebanyak 12 Unit dan Kegiatan Bangunan Konservasi Long Storage sebanyak 2 Unit. Keempat kegiatan LIP ini dilaksanakan swakelola subak penerima manfaat dan sekarang sudah dalam proses pembukaan rekening dan pemberkasan.
Harapannya dengan adanya kegiatan Lahan Irigasi Pertanian (LIP) terkait Luas Tambah Tanam (LTT) adalah meningkatnya ketersediaan air irigasi secara berkelanjutan sehingga pelaksanaan tanam dapat dilakukan tepat waktu dan lebih luas. Dengan dukungan jaringan irigasi yang berfungsi optimal, diharapkan terjadi peningkatan indeks pertanaman (IP) dan perluasan areal tanam, khususnya pada musim kemarau atau wilayah yang sebelumnya mengalami keterbatasan air.
Selain itu, kegiatan LIP diharapkan mampu menekan risiko keterlambatan tanam dan gagal panen, meningkatkan produktivitas lahan, serta mendukung percepatan pencapaian target LTT untuk memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan petani.
Agung & Tim LTT Klungkung